Efektivitas Komunikasi


Pengertian Efektivitas Komunikasi
Efektivitas merupakan suatu keadaan yang menunjukkan tingkat keberhasilan atau kegagalan kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan. Sedangkan komunikasi adalah sebagai proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan akibat tertentu.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan yang mampu mencapai tujuan dari isi pesan tersebut dan memberikan umpan balik (feed back) atau reaksi sehingga pesan pun berhasil tersampaikan dan menimbulkan sebuah komunikasi yang efektif.
Menurut Jalaluddin Rahmat, efek dapat terjadi pada tataran yaitu:
Continue reading Efektivitas Komunikasi

Pembuka dan Penutup Pidato


      1.       Pembukaan Pidato

Pembukaan  pidato memegang peranan penting dan menentukan. Sebab disini, pembicara harus mampu menggugah dan menarik perhatian para pendengar untuk siap mengikuti isi pidato (pembicaraan) selanjutnya. Tujuan utama pembukaan pidato ialah membangkitkan perhatian, memperjelas latar belakang pembicaraan, dan menciptakan kesan yang vaik mengenai komunikator.
William James pernah berkata, “perhatian akan menentukan tindakan, kesan pertama akan menentukan sikap”.[1] Karena itu seorang pembicara harus memulai pembicaraanya dengan penuh kesungguhan, sehingga terlihat mantap, berwibawa, dan cakap. Ucapan – ucapan apologetic harus dihindari, namun bukan berarti kita menyombongkan diri.
Continue reading Pembuka dan Penutup Pidato

PERS OTORITARIAN

A.      Sejarah Pers Otoritarian
Teori  pers otoritarian merupakan teori pers  yang paling tua kemunculannya dengan teori pers yang lain. Teori ini muncul pada masa akhir Renaisans. Setelah ditemukannya mesin Cetak. Pada masa Renaisans teori ini menganggap kebenaran bukanlah bersal dari pemikiran rakyat luas, tetapi darisekelompok kecil orang-orang bijak yang bertugas membimbing dan mengarahkan pengikut – pengikut mereka. Jadi kebenaran tersebut sangat dekat dengan pusat kekuasaan. Dengan demikian pers difungsikan dari atas kebawah. Penguasa pada masa tersebut menggunakan pers untuk memberikan informasi kepada khalayak tentang kebijakan penguasa yang harus didukung dan dijalankan.[1]
Continue reading PERS OTORITARIAN

Informative Speech (Pidato Informatif)

PEMBAHASAN
ISI PESAN
Supaya isi pesan itu mudah dipahami dan mudah diingat, ehninger dankawan-kawan menyarankan hal-hal berikut:
1. Gagasan utama tidak boleh terlalu banyak
2.  Jelaskan istilah-istilah yang aneh dan kabur
3. Atur kecepatan menyajikan informasi
4. Jelaskan perpidahan pokok pembicaraan
5. Gunakan data kongkret – jaringan abstrak
6. Hubungkan yang tidak diketahui dengan yang tidak diketahui.
7. Masukkan bahan – bahan yang menarik perhatian
Continue reading Informative Speech (Pidato Informatif)